Assalamu'alaikum....Good People..
Pelajaran
untuk hari ini adalah tentang pembahas struktur should / ought to / must have +
past participle. Alhamdulilah sampai saat ini Saya masih diberikan kekuatan
oleh Allah (SWT) untuk berbagi. Ini memang pelajaran lama, namun mungkin ada
sebagian dari Anda yang lupa atau masih bingung dan apa makna yang sebenarnya.
Dalam pelajaran ini, Saya, si kasep tea, akan menjelaskannya kembali.
Silahkan
disimak penjelasaanya dibawah bantal ini.
Struktur should / must / ought to have
+ past participle digunakan untuk mengatakan bahwa apa yang orang pikir itu
perlu sekali. Catatan bahwa ini adalah untuk membicarakan tentang perbuatan
penting atau perlu yang seharusnya sudah dilakukan, namun tidak dilakukan.
Contoh:
* Yantini should have locked the door before
leaving the house. (=Yantini tadi tidak menguci pintu sebelum
meninggalkan rumah itu walaupun itu sangat penting.)
* They should not have
raised the price of essential articles. (=Mereka sudah menaikan harga
artikel-artikel yang sangat penting. Padahal itu salah menaikan harga
artikel-artikel itu.)
* Sumi ought
to have finished the job last week. (=Itu benar-benar perlu buat dia untuk
menyelesaikan perkerjaan itu pekan lalu, tapi dia gagal juga mengerjakannya.)
Nah,
sekarang bacalah pernyataan-pernyataan berikut ini, dan tanggapan-tanggapannya
juga diberikan.
* Ani didn’t
ask me before borrowing my mobile phone. (Tanggapan: Ani should have asked you
before borrowing your mobile phone.)
* Alianee forgot
to bring his passport. (Tanggapan: Aliane should not have
forgotten to bring his passport.)
* Aldi was
under the influence of alcohol. (Tanggapan: Aldi should not have been
under the influence of alcohol.)
* Khoirun took
the matter too seriously. (Tanggaapan: Khoirun should not have
taken the matter too seriously.)

No comments:
Post a Comment