Monday, May 23, 2016

Grammar - Still vs Till in English

Still vs Till
Still and Till are two words in the English language that are often confused as words denotative of the same meaning. Strictly speaking they are two different words that are characterized by different meanings.The word ‘still’ has the meaning of ‘even now’ as in the sentence
for instance
‘He still has fever’.
This only gives the meaning of ‘He has fever even now’.
On the other hand the word ‘till’ does not give the meaning of ‘even now’. This is the main difference between the two words.In fact the word ‘till’ gives the meaning of ‘up to’ as in the sentence ‘
I cannot speak till he comes’. This only gives the meaning ‘I cannot speak up to the time he comes’.
This shows that both the words ‘still’ and ‘till’ can be used as very effective adverbs.Look at the two sentences
1. It is still raining.
2. I cannot go out till the rain stops.
In the first sentence the use of the word ‘still’ gives the meaning of ‘continues’ or ‘even now’.
In the second sentence the use of the word ‘till’ gives the meaning of ‘up to the period’.
The word ‘still’ sometimes is used in the sense of ‘remaining as it is’ or ‘without any movement or motion’ as in the sentence ‘he stood still’.
In this sentence you can see that the word ‘still’ is used in the sense of ‘without any movement or motion’.
In some cases the word ‘till’ is preceded by the prefix ‘un’ as in the formation of the word ‘until’.

Sunday, May 22, 2016

Difference of Wait & Await in English

Top of Form
Assalamu'alaikum...Happy People,,
Pelajaran untuk hari ini adalah tentang perbedaan antara kata kerja "wait" dan "await". Silahkan disimak.
Dalam Bahasa Inggris, kata kerja "wait" dan "await" memiliki arti yang sama, namun mereka digunakan dalam struktur-struktur tatabahasa yang berbeda.
Kata "await" adalah kata kerja yang membutuhkan obyek atau intransitive verb.
Contoh:
* I am awaiting your reply.
(Saya sedang menunggu balasanmu.)
* They are awaiting the birth of their first baby.
(Mereka sedang menunggu kelahiran bayi pertama mereka.)
Catatan bahwa obyek dari kata kerja "await" biasanya berupa benda, bukan orang. Sebagai contoh, kita tidak dapat mengatakan: "I am awaiting you".
Kata kerja "wait" dapat digunakan dalam beberapa struktur yang berbeda.
"Wait" tidak membutukan sebuah obyek atau intransitive verb.
Contoh:
* We have been waiting for hours.
(Kita (sudah) sedang menunggu selama berjam-jam.)
Kata kerja "wait" dapat diikuti oleh to-infinitive.
* I waited in line to board the bus.
(Saya tadi menunggu dalam barisan (mengantri) untuk naik bus.)
* I am waiting to hear from him.
(Saya sedang menunggu untuk mendengar darinya.)
Ketika kita menggunakan kata kerja "wait", kita juga biasanya menyebut lamanya waktu yang kita (sudah) sedang tunggu.
Contoh:
* I have been waiting since morning.  (=Dari tadi pagi sampai sekarang masih menunggu.)
(Saya (sudah) sedang menunggu sejak pagi.)
Sebelum sebuah obyek, "wait" memerlukan kata depan "for". Catatan bahwa dalam kasus ini, kata benda atau kata ganti yang mengikuti "for" adalah obyek dari kata depan tersebut.
Contoh:
* I am waiting for her.  (BUKAN I am waiting her.)
(Saya sedang menunggunya.)
* We are waiting for his call. 
 (ATAU We are awaiting his call.)
(Kita sedang menunggu telponnya/panggilannga.)
Kata kerja "await" itu lebih formal daripada "wait". Ia dapat digunakan dalam surat-surat dan dokumen-dokumen yang resmi. "Wait" itu lebih sering dan umum digunakan dalam percakapan sehari-hari (daily conversation). Catatan bahwa "await" tidak memerlukan kata depan "for".
Contoh:
* I am awaiting Kokom's call.  (BUKAN I am awaiting for Kokom's call.)
(Saya sedang menunggu telponnya Kokom.)
Ok, sekian dulu pelajaran untuk hari ini, dan semoga bermanfa'at


Kesalahan Umum dalam Menggunakan Kata Depan (Prepositions)

Assalamu'alaikum....Happy People..
Pelajaran untuk hari ini adalah tentang kesalahan-kesalahan umum dalam menggunakan kata depan. Silahkan disimak.
* Salah: Icih asked a holiday. 
* Benar: Icih asked for a holiday.
Kita menggunakan "ask" dengan "for" untuk meminta seseorang untuk memberikan sesuatu sedangkan kita menggunakan "ask"tanpa "for" untuk meminta seseorang untuk mengatakan sesuatu.
* Salah: Markonah was prevented to come. 
* Benar: Markonah was prevented from coming.
#Penjelasan
Kata "prevent" tidak dapat diikuti oleh "to". Ia diikuti oleh "from + bentuk -ing".

* Salah: I met with Kokom yesterday.
* Benar: I met Kokom yesterday.
#Penjelasan
"Meet" berarti "bertatapa muka (face to face) dengan seseorang. Dengan arti ini, ia digunakan tanpa "with". "Meet with" berarti "pengalaman".
Contoh:
* Udin met with misfortune.  (BUKAN Udin met misfortune.)
* Salah: She insisted to pay.
* Benar: She insisted on paying.
Kata "insist" tidak dapat diikuti oleh "to". Ia diikuti oleh "on + bentuk -ing".
* Salah: Let’s go for riding.
* Benar: Let’s go riding.
#Penjelasan
"Go" digunakan dengan sebuah bentuk -ing dalam sejumlah ungkapan-ungkapan yang mengarah pada olahraga yang mengambil resiko dan kegiatan-kegiatan yang berulang-ulang.Tanpa kata depan juga digunakan dalam struktur ini.
* Salah: We went a walk.
Benar: We went for a walk.
#Penjelasan
Struktur "go for a / come for a" digunakan dalam sejumlah ungkapan-ungkapan yang mengarah pada olahraga yang mengambil resiko dan kegiatan-kegiatan yang berukang-ulang.

 

Grammar - Adverb Clauses of Condition

Assalamu'alaikum.....
Pelajaran untuk hari ini ada Adverb clauses of condition. Sudah pada tahu? Kalau belum tahu, silahkan disimak penjelasannya.
Adverb clauses of condition itu biasanya diperkenalkan oleh kata sambung if, whether, provided that, so long as dan unless.
Contoh:
* If I like it, I will buy it.
(Jika Saya menyukainya, Saya akan membelimya.)
* If you heat ice, it melts.
(Jika Anda memanaskan es, ia mencair.)
* If it rains, we will stay at home.
(Jika hujan turun, kita akan tinggal dirumah.)
* You won’t pass the exam unless you study hard.
(Anda tidak akan lulus ujian jika Anda tidak belajar keras.)
* You will be shot unless you give me the keys of the locker.
(Anda akan ditembak jika Anda tidak memberikan kepada Saya kunci lemaari itu.)
* There will be no problem provided that you keep your mouth shut.
(Akan baik-baik saja asalkan Anda diam.)
* You will have to take the medicine whether you like it or not.
(Suka atau tidak, Anda harus minum obat.)
Kadang-kadang kata sambung "if" dihilangkan.
Contoh:
* Were I you, I wouldn't do it.  (=If I were you, I wouldn't do it.
(Sendainya Saya jadi Anda, Saya tidak akan melakukannya.)

 

Peggunaan Kata "See" dalam Bahasa Inggris.

Assalamu'alaikum.....
Apa kabar?
Pelajaran untuk hari ini adalah tentang peggunaan kata "see" dalam Bahasa Inggris.
Kata "see" adalah salah satu dari sekian banyak kata kerja yang secara normal tidak digunakan dalam bentuk continuous. Untuk membicarakan tentang sesuatu yang kita lihat pada saat ini atau sekarang, kita dapat menggunakan ungkapan "can see".
Contoh:
* I can see a ship. ðŸ‘‰ (BUKAN I am seeing a ship; dalam American English, kita cukup mengatakan "I see a ship".)
* Can you see an airplane? 
👉 (BUKAN Are you seeing an airplane.)
Sebenarnya kata "see" dapat digunakan dalam bentuk continuous jika kita bermaksud bahwa seseorang sedang membayangkan suatu benda gang tidak ada.
Contoh:
* Kokom: "Look! There is a dark figure behind thw window!" ðŸ‘‰ Icih: "You are seeing things. I can't see anything."
Bentuk-bentuk continuous tidak digunakan ketika "see" berarti "understand" (mengerti).
Contoh:
* Icih: "I don't want to continue like this." ðŸ‘‰ Udin: "I see."
Kata "see" juga dapat diartikan "have heard" (sudah mendengar.)
Contoh:
* I see she is going to get married. ðŸ‘‰ (=I have heard that she is going to get married.)
Dalam ungkapan-ungkapan seperti "I'll see" dan "let me see", "see" digunakan untuk mengartikan "consider" (mempertimbangkan) atau "think" (berpikir). Catatan bahwa jika ada sebuah object, sebuah kata depan sangat diperlukan setelah ungkapan-ungkapan ini.
Contoh:
* We will see about that proposal tomorrow. ðŸ‘‰ (BUkAN We will see that proposal tomorrow.)
"see" dapat berarti "memastikan/menemukan sebuah fakta atau informasi yang lebih tentang sesuatu/seseorang". Ia biasanya diletakkan sebelum"if/whether".
Contoh;
* Can you go around and see whether Markonah is at home? 
* I looked out of the window to see if it was still raining.
"see if ..." dapat berarti "cobalah".
Contoh:
* See if you can get him to stop talking about his problems.
Dan lain-lainnya.


Grammar - Use of "Being" in English

Assalamu'alaikum.....
Pelajaran untuk hari ini adalah tentang penggunaan-penggunaan dari kata "being".
Ok, silahkan disimak pelajarannya.
Struktur being + kata sifat digunakan untuk membicarakan tentang kelakukannya seseorang yang tidak biasanya.
Contoh:
* Why is he being so rude?  (Nah, disini dia mungkin tidak biasanya berkelakuan kasar namun sekarang dia sedang berkelakuan kasar.) 
(Mengapa dia sekarang begitu kasar?) 
* You are being cruel when you hurt others with your words or actions. 
(Anda tidak kejam ketika Anda tidak menyakiti orang lain.) 
(Anda kejam ketika Anda menyakiti orang lain dengan kata-kata atau tindakan-tindakan Anda.)
Catatan bahwa ketika kata sifat tersebut mengarah pada perasaan-perasaan, bentuk continuous disini tidak mungkin.
Contoh:
* I was upset when I heard that I had failed the test.  (BUKAN I was being upset when I heard that I had failed the test; disini kita sedang membicarakan perasaannya si pembicara tersebut dan oleh karena itu sebuah bentuk continuous tidak mungkin.) 
(Saya kecewa ketika Saya mendengar bahwa Saya gagal dalam ujian.) 
* I am delighted to hear that you have won the first prize. 
 (BUKAN I am being delighted to hear that you have won the first prize.) 
(Saya sangat senang mendengar bahwa Anda sudah memenangkan hadiah pertama itu.)
Being + past participle
"Being" dapat diikuti oleh sebuah past participle. Struktur ini digunakan dalam bentuk-bentuk pasif dari present dan past continuous tenses.
Bandingkan:
* Icih is singing a song.  (Active) 
* A song is being sung by Icih. 
 (Passive)
* I am washing the car.  (Active) 
* The car is being washed by me. 
 (Passive)
* I am quite sure that Kokom is following me.  (Active) 
* I am quite sure that I am being followed by Kokom. 
 (Passive)
Being dalam participle clauses
"Being" disini artinya "karena". Strukur ini digunakan dalam sebuah gaya bahasa resmi atau yang bersifat kesastraan.
Contoh:
* Being late, he couldn’t watch the show. -> (=Because he is late, he couldn’t watch the show.) 
(Karena terlambat, dia tidak bisa menyaksikan pertunjukan itu.) 
* Being handsome, many girls are infatuated by me. 
(Karea tampan, banyak gadis-gadis tergiiap-gila pada Saya.)



Grammar - Perbedaan Antara "Have" dan "Have Got"

Assalamu'alaikum....
Pekajaran untuk hari ini adalah tentang perbedaan antara "Have" dan "have got". Barang kali sebagian dari Anda masih bingung bagaimana cara membedakannya. Dalam pelajaran ini, Saya, admin yang paling ganteng di kampung Saya, akan menerangkannya. Oleh sebab itu, silahkan disimak.
"Have" dan "have got" biasanya mungkin dengan sedikit atau tidak ada perbedaan dari arti. Kedua bentuk dapat digunakan untuk mengekspresikan maksud yang sama seperti halnya kepemilikan dan hubungan.
Contoh:
* I have a brother.  (=I have got a brother.) 
(Saya memiliki seorang sodara laki-laki.)
Bentuk-bentuk "Got" dari "have" itu tidak resmi (informal), dan yang paling umum dalam present tense. Catatan bahwa kata kerja bantun "do" tidak digunakan dalam pertanyaan dan kalimat-kalimat negatif dengan "got".
Contoh:
* I have got a car.  (Tidak resmi) 
* I have a car. 
 (Lebih resmi) 
(Saya memiliki sebuah mobil.) 
* Have you got a car? ATAU Do you have a car? 
 (BUKAN Do you have got a car?) 
(Apakah Anda memiliki sebuah mobil?) 
* I haven't got a car. ATAU I don't have a car. 
 (BUKAN I don't have got a car.) 
(Saya tidak memiliki sebuah mobil.)
"Have got" tidak dapat digunakan untuk membicarakan tentang tindak-tindakan. Hanya "have" yang mungkin dalam kasus ini.
Contoh:
* I usually have dinner at 8 o’clock. (BUKAN I usually have got dinner at 8 o’clock.) 
(Saya biasanya makan malam pada pukul 8.)
Catan bahwa "have" dan "have got" hanya digunakan dalam simple present tense. Dalam past tense, hanya "had" yang digunakan. "Had got" tidak mungkin disini.
Contoh:
* I had a strange experience yesterday.  (BUKAN I had got a strange experience yesterday.)
(Saya kemarin memiliki pengalaman yang aneh.)
Bentuk-bentuk "got" dari "have" secara normal tidak digunakan untuk menunjukkan pengulangan atau kebiasaan.
Contoh:
* I have a meeting on Monday.  (ATAU I have got a meeting on Monday.
(Saya rapat pada hari Senin.)
* I often have meetings on Mondays. 
 (TAPI BUKAN I often have got meetings on Mondays.)
(Saya sering kali rapat setiap hari Senin; on Mondays = every Monday.)
Catatan bahwa "have" adalah salah satu dari stative verbs yang tidak secara normal digunakan dalam bentuk continuous.
Contoh:
* I have a sister.  (BUKAN I am having a sister.)
(Saya memiliki seorang sodara perempuan.)
Akan tetapi, "having" digunakan dalam beberapa ungkapan yang telah diatur. Contohnya, having dinner, having a bath dll.
Ok, sekian dulu pelajaran untuk hari ini, dan semoga bermanfa'at.